Vaksin atau Nggak Vaksin?

It takes a village to raise a child

Jadi ceritanya kemarin pas bangun tidur saya baca status orang yang menanyakan apa betul kalau KLB Difteri yang sekarang terjadi itu karena anak-anak yang tidak divaksin. Dengan pengetahuan saya yang terbatas, saya pengen menjawab pertanyaan tersebut tapi karena tahu bakal panjang maka saya ketik di notes dulu biar rapi. Nah, terus pas saya balik ke FB dan mau komen, eh FB-nya ke-refresh dan statusnya nggak ada lagi, pun saya nggak inget yang nulis status itu siapa karena baru bangun >.< Hahaha

Jadi kadung saya udah nulis agak panjang soal vaksin ini, diblogkan saja deh biar nggak mubazir. Hehehe. Komentar yang batal saya sampaikan itu, ditambahi beberapa informasi dari hasil FGD yang saya ikuti dengan beberapa dokter di Bogor beberapa waktu lalu.

Anak sehat adalah dambaan semua orang tua. Lindungi kehidupannya dengan vaksinasi alias imunisasi

—— Continue reading

Advertisements

Nggak Sengaja Belajar Matematika Melalui Kegiatan Sehari-hari (untuk Balita)

Kemarin saya jalan-jalan berdua Basti. Saya menyetir dan Basti duduk manis di car seat-nya di bangku belakang. Sementara jalanan macet, buat mengusir kebosanan saya dan Basti pun main tebak-tebakan.

“Can you count how many trucks are there?” Tanya saya sambil menunjuk ke arah depan.

“One… two.. three…” Basti mulai menghitung. “Four mami, I see four trucks!” Teriak Basti setelah kepalanya tengok kanan kiri mencari truck. Saya terkekeh mendengarnya. Kemudian percakapan kami lanjut lagi… Continue reading

Galau Emak yang Anaknya Belum Bisa (Lancar) Ngomong

Sebelum mulai cerita, saya nyengir dulu, boleh? Maju mundur banget mau nulis soal ini. Galau-sugalau, bingung-subingung 😀 Abisnya gimana? Siapa sih yang nggak galau kalau anaknya belom bisa lancar ngomong? Apalagi anak tetangga malah udah bisa nyanyi segala. Hiiish Eka, jadi emak kenapa insecure amat ya? *tunjuk-tunjuk diri sendiri*

B. 20 months old now.

Rasa nggak aman saya bukan tanpa alasan. Iya, saya tau kalau kita nggak boleh ngebandingin sama anak orang.. . Tapi kan tetap harus memperhatikan milestone anak Continue reading

Brunch at Newsroom: Main-main ke kantor CNN Indonesia

Tempo hari saya mampir main ke kantor CNN Indonesia dong. *senyum bangga* Hihihi. Rasanya deg-degan gimana gitu, well.. CNN gitu loh! 😀 Anw, saya mampir untuk menghadiri acara Brunch at Newsroom. Acara rutin kali ini mengusung tema Teknologi, Pendidikan dan Peran Orang Tua, hadir sebagai pembicara adalah Iman Usman, Co-Founder & CEO Ruangguru.com dan Mbak Ainun Chomsun, Community Manager CNN Student. Aiiih, tema dan pembicaranya bikin nggak ku-ku, gathering ini menarik banget dan sayang kalau dilewatkan. Langsung saya datang. ^_^

Acara dibuka dengan perkenalan dari Mbak Ainun yang ngasih tau soal apa itu CNN Community Student. To be honest, buat saya pribadi sih, acaranya dibuka dengan sesi poto-poto narsis di wall CNN hahaha.

Apa itu CNN Community Student? Continue reading

4 Ide Aktivitas Seru di Rumah Tanpa Gadget

Seperti yang pernah saya tuliskan di sini, saya ingin selalu menciptakan kenangan bersama Baby B guna menumbuhkan ikatan emosional yang (mudah-mudahan) menjadi bekal untuknya bersikap dan mengambil keputusan di kemudian hari. Emotional bonding itu kami usahakan baik melalui perjalanan-perjalanan yang kami lakukan atau permainan yang kami mainkan bersama. Saya dan suami sepakat untuk seminimal mungkin menggunakan gadget saat bermain bareng B, jadi ya mesti pinter-pinter cari aktivitas. Tentunya bukan sembarang aktivitas bersama tapi aktivitas yang bisa menstimulasi tumbuh kembang B dengan tepat.

4 Aktivitas Seru di RumahDIY permainan di rumah

Continue reading

Kapan Sebaiknya Anak Mulai Menabung?

Petualangan Agen Penny CitiPeka 1“Kamu suka nabung?” Tanya saya kepada seorang anak yang sedang memegang-megang celengan kaleng.

“Suka dong, Tante. Aku rajin nabung lho. Rajin banget,” jawab bocah lelaki chubby itu dengan sumringah. Dapat saya lihat binar wajah bangga dari senyumnya.

“Memang kamu nabung buat apa sih?” Tanya saya lebih lanjut.

“Buat beli mainan, Tante. Mama nggak bolehin aku beli mainan, tapi kalo pake uangku sendiri, mama gak bisa larang-larang,” ujar bocah itu lagi. Masih dengan senyum menawan yang bikin hati gemas.

Saya tersenyum-senyum sendiri selama mengobrol dengan Surya, bocah kelas 5 yang lucu itu. Obrolan itu membuat saya berpikir, hmmm…

Kapan sih sebaiknya anak-anak bisa kita ajarkan untuk mulai menabung? Continue reading