Kapan Sebaiknya Anak Mulai Menabung?

Petualangan Agen Penny CitiPeka 1“Kamu suka nabung?” Tanya saya kepada seorang anak yang sedang memegang-megang celengan kaleng.

“Suka dong, Tante. Aku rajin nabung lho. Rajin banget,” jawab bocah lelaki chubby itu dengan sumringah. Dapat saya lihat binar wajah bangga dari senyumnya.

“Memang kamu nabung buat apa sih?” Tanya saya lebih lanjut.

“Buat beli mainan, Tante. Mama nggak bolehin aku beli mainan, tapi kalo pake uangku sendiri, mama gak bisa larang-larang,” ujar bocah itu lagi. Masih dengan senyum menawan yang bikin hati gemas.

Saya tersenyum-senyum sendiri selama mengobrol dengan Surya, bocah kelas 5 yang lucu itu. Obrolan itu membuat saya berpikir, hmmm…

Kapan sih sebaiknya anak-anak bisa kita ajarkan untuk mulai menabung? Baca lebih lanjut

Iklan

Festival Kota Layak Anak: Semua Anak adalah Anak Kita

It takes a village to raise a child. –proverb-

Siapa bilang jadi orang tua itu gampang? Banyak seni dan triknya. Betul? Dan sebagai orang tua, saya sering banget mikir apakah saya dan Adrian sudah memberikan yang terbaik buat anak kami? Sudah? Tapi yang terbaik itu yang bagaimana ya? Versi apa dan siapa? Baik bagi kita, belum tentu baik bagi orang lain. Terus piye? Banyak ya pertanyaan saya? 😀 Hahaha.

Maklum deh, kami ini ortu newbie, jadi kadang saya punya banyak pertanyaan dan bingung mau nanya ke mana 😀 Beruntung kemarin liat di Twitter bahwa ada Festival Kota Layak Anak di GBK Senayan tanggal 7-8 November 2015. Wis, capcuss, saya putuskan untuk datang. ^_^  Festival Kota Layak Anak 5 Saya sampai di GBK saat matahari masih belum terlalu menyengat bersinar. Tawa anak-anak bergemuruh terdengar dari kejauhan. Hati saya membuncah. Mendengar tawa mereka yang polos memberikan semangat tersendiri di hati. Baca lebih lanjut

Tough Love: Cinta yang Membebaskan Namun Tetap Mendidik

Jadi ibu itu punya banyak fase ya. Dan menurut saya, setiap fase itu adalah momen pembelajaran. Contohnya, pas fase 6 bulan pertama, yang jadi isu pokok adalah soal ASI saya cukup atau enggak, capeknya kejar tayang mompa, sampe begadang karena #BabyBoy agak demam atau rewel abis imunisasi… Nah sekarang pas #BabyBoy sebulan lagi umurnya 1 tahun, isu yang saya hadapi lain lagi. Saat ini mah mesti pasang mata bener-bener alias nggak bisa meleng! #BabyBoy demen banget masukin sesuatu ke mulutnya. Mulai dari mainan, bawang merah sampe masukin batu juga pernah! Mungkin ia pikir mulutnya itu kantong Doraemon yang muat segala hal kali yaaa 😀 Hahaha.

Selain masukin benda-benda ke mulutnya, saat ini #babyBoy juga lagi hobi merambat di kursi atau meja lalu ngulik-ngulik semua yang ada di atasnya. Jadi ya saya nggak pernah berharap meja atau kursi di rumah rapi sih 😀 Udah tau itu ulah siapa! Hihihi. Kalau rapi malah jadi heran, apa #BabyBoy sakit dan nggak mau main?

2Tapi dua hal di atas sih masih nggak seberapa soal contoh nggak boleh meleng. Baca lebih lanjut

Nyobain Shampoo Baru

Saya udah sering dengar kalau bayi itu butuh banget sentuhan, karena menurut riset, sentuhan dan pijat dapat meningkatkan kemampuan kognitif, emosi dan kemampuan bersosial anak. Tapi, yang saya baru dengar, sentuhan ini bisa kita berikan kepada bayi (salah satunya) saat mandi.

We can use bathing time to have more skin-to-skin touch. More bonding time, more sensory stimulation and healthy development.

We can use bathing time to have more skin-to-skin touch. More bonding time, more sensory stimulation and healthy development.

Jadiiii, waktu mandi tuh bukan sekedar waktu untuk membersihkan diri saja tapi juga waktu untuk meningkatkan bonding antara ibu dan anak yang dapat mengugah emosi positif. Basically, there are so much more we can do and get during bath time. Baca lebih lanjut

Mengapa ASI?

Dulu sebelum hamil, saya nggak ngerti kenapa teman-teman saya rela memompa ASI di jam istirahat dan mengorbankan waktu makan siangnya demi mendapatkan tetes demi tetes ASI. Saya suga nggak ngerti kenapa bahasan ASI itu HOT banget sampe kayaknya kalau ada yang lempar status di Facebook soal ASI itu komennya bisa ratusan. Dulu saya selalu skip kalau ada bahasan ASI. Nggak ngerti. Nggak minat. Err… Mungkin karena dulu naluri keibuan saya belum muncul kali yaaa 😀

Tapi semenjak saya hamil, saya giat mencari informasi mengenai apa yang terbaik buat bayi. Saya rajin baca-baca, diam-diam mengikuti diskusi panas soal ASI dan segala pernak-perniknya. Namun ada yang begitu mengena di hati saat saya membaca kutipan dari Amy Spangler di bawah ini: Baca lebih lanjut

Things That New Parents Should Know

Artikel ini adalah notes yang saya baca di Facebook. Ditulis oleh kawan blogger di Ngerumpi dulu, Larasshita Sania alias dek yayas. Karena menurut saya artikel ini berguna dan sangat membantu orang tua baru maka saya share di sini. Buat saya pribadi, supaya dapat dibaca kembali di lain waktu dan buat khalayak semoga dapat dibaca oleh lebih banyak orang lagi (tidak dibatasi pertemanan di Facebook saja). Take your time, this article really worth your time as a new parent ^_^

********************

Saya ucapkan selamat dulu kepada teman-teman yang baru dikaruniai buah hati, banyaknya foto anak kalian berseliweran di timeline membuat saya gemes dan pengen punya bayi lagi *eeehh
ga ding, bikin saya mengenang pengalaman awal-awal jadi ortu dan begitu banyak pelajaran baru dari prosesnya, izinkan kali ini saya rangkumkan dan semoga bermanfaat untuk pengasuhan bayi-bayi anda ke depan. Baca lebih lanjut