#28 Elegi

Kemarin aku mengadu
Pada awan dan langit biru
.
Tentang senyummu yang meneduhi hati
Tentang rambutmu yang menguapkan wangi
Tentang peluk dan hangat ciummu yang menggetarkan jemari
.
Kemarin aku mengadu
Menengadah ke langit biru
Ada sketsa wajahmu disitu
Lengkung senyum terukir dibibirku

#27 Notasi Rindu

Kau pajaki cintaku dengan rindu dan hasrat yang menggebu.
Ah, ribanya memakan habis ulu
Kapan terakhir kita bersua?
Rindu ini menyiksa
.
Semacam ingin kuhentikan waktu
Ketika bibirmu,
Bibirku
Mengembara dalam nafsu
Lunas sudah kau bayar kangenku

#26 Borobudur

Yang teringat
Aku, kamu, mentari menyengat
Gending Jawa, stupa dan riwayat
Digulung gembira, sukacita sangat
.
Lirih ditelinga
Kau bisikkan kata
Ini bukan yang terakhir,
Kita kan ulang memoar bibir
Satu kali nanti, disini
Lagi dan lagi ^_^

#25 Di Kaki Gunung Salak

Ingatkah kamu
Akan satu kali di hari Sabtu?
Kita bernyanyi bersama burung, angin dan serangga
Mendendangkan rasa
Dikawani rindang pinus
serta rapuh cemara
Seperti angsa putih
Riang di tengah danau
Aku bahagia
Tenggelam dalam hutan nyaman
Yang kau persembahkan
Terima kasih

Suamiku

#24 Buatkan Aku Sebuah Cerita

Buatkan aku sebuah cerita. Akan aku tulis dalam buku cinta. Terangkum perjalanan kita. Dalam sakit, sehat, susah ataupun senang.
Buatkan aku sebuah cerita. Agar bakat jemariku bersetubuh dengan imaji liarmu. Menyatu. Terjalin kisah nan seru.
Buatkan aku sebuah cerita. Mari cumbui inginku. Bisakah kau mengerti isi otakku? Yang terpenting, Apakah kau mampu? Menundukkanku?

#22 Ullen Sentalu

Menapakkan kaki di beranda
Bersamaan rintik hujan menyapa
Kamu tersenyum
Aku tersipu
Kau kembangkan payung dikepala
Lalu menggamit tanganku mesra


Dua jiwa
Bercanda dalam tawa
Dikelilingi benda purbakala;
Lukisan, batik, hingga senjata
Tak peduli siapa
Tak hirau mata
Dua jiwa berbagi rasa
Kuyup celana
Menggigil,
digigit dingin udara
Tapi hangat dengan cinta