Memulai Pariwisata yang Berkelanjutan dari Diri Sendiri

“Don’t destroy what you came to enjoy.” -anon-

Beberapa bulan lalu timeline saya ramai soal wisatawan asing di Bali yang di-blacklist oleh sebuah restoran karena menolak membayar makanannya seharga 95 ribu rupiah. Hal ini sudah beberapa kali dilakukannya sehingga pemilik restoran pun geram dan membukanya ke publik serta memasukkannya dalam daftar black list.

Pada kesempatan lain, ada wisatawan berbeda yang datang ke sebuah restoran, tidak membeli apa-apa dan hanya duduk numpang wifi. Kasusnya cukup viral dan jadi perbincangan. Padahal dengan membayar makanannya atau membeli sesuatu di tempat yang ia kunjungi, sesungguhnya para wisatawan membantu perekonomian lokal. Ada orang tua yang bisa menyekolahkan anaknya dari usaha tersebut, ada karyawan yang bisa menghidupi keluarganya atau sesederhana usaha lokal yang bisa terus bergulir. Baca lebih lanjut

Learning How to Say No

I’m still learning the first line, comfortably. Garis bawahi kata comfortably alias nyaman. Dididik sama orang tua untuk harus selalu patuh dan kena omel abis-abisan kalo enggak nurut, bikin saya nggak nyaman buat menolak.

Saya terbiasa untuk speak up apa maunya saya dan nggak ada masalah dengan itu. Namun begitu ada orang yang minta tolong, ambyar semua. Saya nggak nyaman menolak. Sering merasa bersalah atau nggak enakan gitu kalo ada yang minta tolong. Say No itu tingkat kesulitannya (buat saya) sama kaya kalau saya lagi bikin itinerary liburan keluarga ke Korea atau itinerary jalan-jalan ke Kamboja :D. Ribet. Baca lebih lanjut

Menata Ruang Tamu dengan Inspirasi Rumah Informa

Ketika beberapa waktu lalu kami pindah dari Sentul ke Jakarta, saya sempat uring-uringan sama suami soal penataan ruang tamu. Maklum, saya tipe perempuan banyak keinginan tapi lalu jadi bingung sendiri pas mau eksekusi karena kebanyakan ide. Hehehe. :mrgreen: Ada yang kayak saya juga gak ya?

“Aku tuh ya, pengen punya ruang tamu yang kekinian tapi barangnya awet. Trus nyaman buat kumpul-kumpul juga.” Kata saya pada suatu sore. Baca lebih lanjut

Lemmi Do it a Little Longer

So this morning I asked Basti to bath before we’re going out. I told him that I’ll help bathing him and guess what? He said NO. He said he can do it by himself. “No, Mami, I wanna bath myself. I’m five now, I’m big. I can do it!” and then he went to the bathroom, locked the door and left me standing alone feeling uncertain.

I don’t know how to respond that. I mean, I am proud that my kid (day by day) is being more independent and able to do his own personal stuff without my help… But to be honest I am not ready for this kind of rejection. I am not ready not feeling needed anymore :mrgreen: Baca lebih lanjut

Upgrading Life Partner Criteria

Deru  lalu lalang orang yang bergegas bersliweran di telinga saat saya terlibat percakapan ringan dengan Riki, salah satu teman saya yang berprofesi sebagai translator dan guide berbahasa Spanyol.

“Ka, kapan lu tau kalau pacar lu adalah “the one” atau malah bukan “the one” buat ngejalanin pernikahan?”

Hmmm, dahi saya berkerut mendengarnya. Pertanyaan yang menarik yang dilontarkan di tengah bisingnya lalu lalang orang di di stasiun MRT. Topik beratnya kenapa dilempar pas di stasiun sih, Ki? :mrgreen: Tapi pertanyaan itu tetap saya jawab juga. Baca lebih lanjut

Tips Saat Anak Sakit dan Harus Diopname

Hati orang tua mana yang nggak sedih kalau anaknya sakit? Apalagi kalau dokter bilang mesti diopname di rumah sakit. Duh, rasanya patah hati banget dan kalau bisa gantiin posisi anak. Betul?

Tips Jika Anak masuk Rumah Sakit

Saya dan suami sendiri cukup familiar dengan proses rumah sakit karena dalam 3 tahun terakhir anak kami memerlukan perhatian dan perawatan khusus. Buat yang punya waktu lebih boleh baca: Manis Gurihnya Membesarkan Anak dengan Perawatan Khusus. Baca lebih lanjut

Birthday Note

Happiest birthday my baby boy! Thank you for choosing me to be your mom, for teaching me what pure love is. For being you, for being my son.

You, you’re the one who has soft heart, who’s crying whenever you need to say goodbye to broken toys, shoes or hats.

You, who shower my days with lots of laughter and brighten my morning with plenty hugs and kisses.

Baca lebih lanjut