Pekan lalu resmi saya nobatkan sebagai pekan huru-hara bagi saya dan anak saya. The struggle is real. Kenapa? Karena di minggu itu, segala macam agenda numplek-plek jadi satu kayak katering kondangan. Coba cek list-nya:
- Ada turnamen futsal
- Ada ujian gitar klasik
- Persiapan kompetisi marching band di bulan Desember
- Persiapan recital gitar klasik di bulan November
- Persiapan try out TKA
Lha, itu kan yang sibuk anaknya? Kenapa ikutan bilang kalau kamu juga sibuk, Ka?
Hehehe. Sebagai seorang ibu, ada satu fenomena tak kasat mata yang namanya invisible labour. Iya benar, anak saya yang capek ngejalanin semua kegiatannya di garis depan, tapi di balik layar ada saya nih, emaknya yang begadang mikirin sistem pendukungnya. Mulai dari:
Baca lebih lanjut
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.