Tips Saat Anak Sakit dan Harus Diopname

Hati orang tua mana yang nggak sedih kalau anaknya sakit? Apalagi kalau dokter bilang mesti diopname di rumah sakit. Duh, rasanya patah hati banget dan kalau bisa gantiin posisi anak. Betul?

Tips Jika Anak masuk Rumah Sakit

Saya dan suami sendiri cukup familiar dengan proses rumah sakit karena dalam 3 tahun terakhir anak kami memerlukan perhatian dan perawatan khusus. Buat yang punya waktu lebih boleh baca: Manis Gurihnya Membesarkan Anak dengan Perawatan Khusus. Baca lebih lanjut

Iklan

Birthday Note

Happiest birthday my baby boy! Thank you for choosing me to be your mom, for teaching me what pure love is. For being you, for being my son.

You, you’re the one who has soft heart, who’s crying whenever you need to say goodbye to broken toys, shoes or hats.

You, who shower my days with lots of laughter and brighten my morning with plenty hugs and kisses.

Baca lebih lanjut

Menghargai Orang-orang di Sekitar Kita

Kadang manusia itu lupa bahwa hidupnya bisa berjalan lancar itu bukan karena dia hebat tapi karena support system yang oke.

Jadi ceritanya bulan lalu, mpok yang kerja di rumah, sakit. Ijin hingga 4 hari lamanya. Pas suaminya ngabarin ia sakit dan minta ijin nggak masuk 2 hari (awalnya) lalu nambah lagi 2 hari karena ngerasa masih belum fit, saya sih santai. Malahan, sedikit sombong mikir, ya udah 4 hari doang aja. Apa susahnya? Baca lebih lanjut

Begini Rasanya Patah Hati di Usia Kepala 3

Saya nggak pernah menyangka akan merasakan patah hati lagi di usia kepala 3, di saat segala hal terasa sudah sangat settle. Ya ampun, patah hati itu adalah suatu keadaan di mana suasana perasaan naik turun tidak terkontrol. I hate that state of heart. Mau ngapa-ngapain rasanya nggak enak. Buat saya, patah hati itu campuran perasaan menyesal dengan banyak pertanyaan “what ifs” hingga sedih karena kehilangan.

Dan jujur…. Sudah lama sekali saya tidak mengalami gejolak perasaan seperti itu.

Semenjak menikah di 2008 lalu, hidup saya stabil. Masalah terkait hati skalanya kecil, nggak sampe mengguncang riak kehidupan. Semua bisa diselesaikan dengan berkomunikasi; duduk semeja sambil makan makanan kesukaan lalu bicara. Mungkin butuh lebih dari 1x makan bersama, mungkin butuh beberapa kali pelukan manja tapi pada intinya semua masalah bisa diselesaikan. Semua masalah ada penyelesaiannya. Dan saya sudah terbiasa dengan pola seperti itu. Itu membuat saya nyaman. Ah manusia, pola berulang memang bikin nyaman ya. :mrgreen:

Baca lebih lanjut

So, I’m Gonna Save These

Being a mom is truly magical journey for me. Starts from the pregnancy, labor and life after that, all are amazing! To be honest, I never thought that my son, who’s not even five can do such beautiful things. Everyday he wows me. Not with big extraordinary thing but with simple daily activities. Btw don’t assume motherhood is all just happy lalalili thingy, there’s nothing as that luxury. Hahaha. Sure, I had my overwhelming moments but most of the time I feel blessed that I embrace motherhood with open arms since the day I found out he’s in my tummy.

So, I’m gonna save these… Words he told me randomly, out of his pure heart and made me fly. Baca lebih lanjut

Manis Gurihnya Membesarkan Anak dengan Perawatan Khusus

Sudah setahun lebih saya nggak ngantor demi anak saya, melepaskan karir yang sedang manis-manisnya untuk menjadi ibu rumah tangga. Banyak yang kaget dengan keputusan tersebut, tidak sedikit yang menentangnya dan menganggap saya gila, walau ada juga yang menyelamati. Tapi pada dasarnya tidak banyak yang tahu cerita lengkapnya bukan? Well, kecuali keluarga dan sahabat dekat mungkin nggak banyak yang tau bahwa Basti memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi sehingga mudah alergi. Buat anak lain, makan roti tawar, ikan tongkol, telur atau es krim itu hal yang biasa tapi tidak dengan Basti. Baca lebih lanjut

What I Learn from My Bedtime Routine

Suara Michael Buble yang mendayu terdengar dari cakram pemutar CD di pojok ruangan. Sambil memperbaiki posisi handuk dengan tetes-tetes air berjatuhan dari betis, saya membesarkan volume lagu Home yang hits itu. Seketika setiap inchi ruangan terasa teduh, suara Michael Buble yang  empuk seolah memeluk jiwa, menjadikan suasana kamar terasa nyaman. Rileks.

Another aerorplane, another sunny place… I’m lucky I know but I want to go home.
Mmmm, I’ve got to go home…”

Saya bersenandung pelan sambil tersenyum. Well, I’m home now. Baca lebih lanjut