Days Without Nanny

Days without NannyHari-hari tanpa asisten rumah tangga adalah sepenuhnya berkubang di dapur (untuk masak), ruang makan (untuk menyuapi anak), dan kamar tidur (untuk meninabobokkan B). Untung, kalau soal mandi, B mau sama bapaknya. Tapi untuk hal-hal lainnya, B itu udah kayak ekor saya. Ngikut ke mana pun saya pergi. Mandi dan pipis aja ditungguin si bocah di depan pintu kayak takut banget emaknya bakal ngilang. Puff! Dan nggak balik lagi :mrgreen:

Hari-hari tanpa asisten rumah tangga itu juga artinya adalah saya kehilangan orientasi waktu. Lupa hari, lupa jam, lupa mandi, lupa pake krim pagi dan krim malam, bahkan kadang-kadang lupa ganti baju :mrgreen: inget harus ganti baju saat saya mencium bau nggak sedap dari daster yang saya pakai. Hahaha 😀 Ancur minah pake banget 😛

Padahal untuk kerjaan rumah kayak nyuci, gosok, nyapu, ngepel dan lap-lap perabot udah ada mbak infal yang bantuin. Tapi kok ya saya masih aja kehilangan orientasi waktu gitu >.< Dan ini anak baru satu, gimana kalau punya dua atau tiga anak? Mampu, ka? *nyengir lebar* :mrgreen:

Btw, selamat lebaran untuk semuanya yaaaa ^_^

Advertisements

2 thoughts on “Days Without Nanny

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s