Birthday Note

Happiest birthday my baby boy! Thank you for choosing me to be your mom, for teaching me what pure love is. For being you, for being my son.

You, you’re the one who has soft heart, who’s crying whenever you need to say goodbye to broken toys, shoes or hats.

You, who shower my days with lots of laughter and brighten my morning with plenty hugs and kisses.

Baca lebih lanjut

Menghargai Orang-orang di Sekitar Kita

Kadang manusia itu lupa bahwa hidupnya bisa berjalan lancar itu bukan karena dia hebat tapi karena support system yang oke.

Jadi ceritanya bulan lalu, mpok yang kerja di rumah, sakit. Ijin hingga 4 hari lamanya. Pas suaminya ngabarin ia sakit dan minta ijin nggak masuk 2 hari (awalnya) lalu nambah lagi 2 hari karena ngerasa masih belum fit, saya sih santai. Malahan, sedikit sombong mikir, ya udah 4 hari doang aja. Apa susahnya? Baca lebih lanjut

Nostalgia Membaca Buku dan Perpustakaan

Dulu waktu saya  kecil, mamak saya sering membacakan cerita dari buku atau majalah. Bukunya ada  banyak banget jadi saya nggak ingat apa saja yang pernah dibacakan. Cuma kalau majalahnya sih ingat: Majalah Bobo! Majalah sejuta umat anak-anak kecil dulu. Hihihi.

Terbit setiap hari Kamis, saya selalu menanti-nantikan majalah Bobo. Selalu excited karena penasaran sama cerita-cerita yang ada di sana.

“Hmm kira-kira kali ini Bona dan Rongrong ngapain ya?” Baca lebih lanjut

Best Songs from End of 90s to Early 2000s (Forever in my Playlist)

Lagu-lagu Enak dari Akhir 90an sampai Awal Tahun 2000an

It’s not the songs, it’s the memories that comes within!

Beberapa waktu lalu saya membuat playlist lagu di akun Spotify saya berisikan lagu-lagu lawas dari zaman kuliah dulu. Lagu-lagu lama yang hanya dengan satu nada saja terdengar bisa membawa kembali seribu kenangan. Lagu-lagu asyik yang bisa bolak-balik saya dengerin kasetnya dan sering saya request juga di radio (ada yang pernah pesan-pesan lagu di radio juga? :mrgreen: ). Lagu-lagu yang bikin jantung berdegub nggak biasa karena liriknya seolah ditulis khusus buat saya 😀 hahaha. Well, we must’ve have some songs that just perfectly described our life, wishes or dreams, right?

So, these are the songs immediately come to my mind and I inserted it in my playlist with no particular order (along with the personal memories within). Yes, I am sharing you pieces of myself! Baca lebih lanjut

Begini Rasanya Patah Hati di Usia Kepala 3

Saya nggak pernah menyangka akan merasakan patah hati lagi di usia kepala 3, di saat segala hal terasa sudah sangat settle. Ya ampun, patah hati itu adalah suatu keadaan di mana suasana perasaan naik turun tidak terkontrol. I hate that state of heart. Mau ngapa-ngapain rasanya nggak enak. Buat saya, patah hati itu campuran perasaan menyesal dengan banyak pertanyaan “what ifs” hingga sedih karena kehilangan.

Dan jujur…. Sudah lama sekali saya tidak mengalami gejolak perasaan seperti itu.

Semenjak menikah di 2008 lalu, hidup saya stabil. Masalah terkait hati skalanya kecil, nggak sampe mengguncang riak kehidupan. Semua bisa diselesaikan dengan berkomunikasi; duduk semeja sambil makan makanan kesukaan lalu bicara. Mungkin butuh lebih dari 1x makan bersama, mungkin butuh beberapa kali pelukan manja tapi pada intinya semua masalah bisa diselesaikan. Semua masalah ada penyelesaiannya. Dan saya sudah terbiasa dengan pola seperti itu. Itu membuat saya nyaman. Ah manusia, pola berulang memang bikin nyaman ya. :mrgreen:

Baca lebih lanjut

Slowing Down a Little Bit

So I haven’t feeling well for the past four weeks. It started early December then getting worse right after Christmas. Nggak jelas sakitnya apa, pokoknya cepat banget nge-drop aja. Pemicu sepele bisa bikin badan ringkih banget. Salah makan sedikit langsung diare 5 hari (padahal biasanya juga gpp makan makanan itu). Atau kecapean sedikit terus sesak napas, batuk lalu asma kambuh. Nah, ini nih yang repot. Begitu asma kambuh biasanya agak lama buat pulih.

Akhirnya ya udah, 2 minggu terakhir ini istirahat aja di rumah nggak ngapa-ngapain. Satu yang saya nggak sadari ternyata beristirahat total itu menajamkan segala macam indera perasa saya.

Baca lebih lanjut

A Refreshing SPAcation at Aryaduta Suites Semanggi

Hubungan saya dengan Jakarta itu ibarat pacar yang nggak bisa dienyahkan, yah model love and hate relationship gitulah. Saya sering mengeluh tanpa henti kalo terjebak macet parah di Jakarta tapi kalau lagi travelling beberapa minggu ke luar kota, nah kok ya perasaan kangen gitu muncul. Bahkan mulai dalam perjalanan pulang dari bandara ke rumah, rasanya sudah senang melihat jalanan padat di jalan tol. Haish, aneh kan? Apa yang dikeluhkan malah dikangenin 😀 Hahaha.

Jakarta oh Jakarta! Baca lebih lanjut