Mengkalkulasi Risiko

Seorang teman, eh bukan satu orang ding, tapi beberapa teman juga atasan dan kolega saya bertanya apa saya tidak ingin mengambil S3? Oh boy, I almost applied the scholarship last year. Bahkan saya mengikuti kursus demi menyukseskan keinginan saya tersebut. iBT? Passed the score to take Ph.D abroad. Proposal disertasi? Udah mulai cicil buat dan udah konsul ke profesor di negeri kangguru sana. Tapi di tengah jalan saya menghentikan itu semua. I stopped it without any hesitation.

Rurukan Manado

Kenapa? Baca lebih lanjut

6 Crazy Things I (Sometimes) Do to Save Money

6 Things to do to save moneyOnce in a while I want something which perhaps quite pricey according to my pocket. Something unnecessary yet I want it badly. To be honest, in terms of money, I am quite hard to my self. I manage my finance well, I always balance it every month and I know exactly where did my pennies go. This my friend, I call it the perks of marrying an accountant! :mrgreen: hahaha.

Therefore when there are things (which I consider go to “unnecessary” department) I don’t spoil my desire. I don’t use my saving to buy those things yet I push my self to do something extra to earn what I want. For sure, without disturbing the monthly cash flow. And these are what I usually do: Baca lebih lanjut

Barisan Para Mantan

“Let the past go and only hold the lesson.”

Hahaha, judulnya bikin merinding ya? Kesannya mantan saya banyak bingits gituuu 😀 . Anw, tulisan ini emang buat ngomongin mantan. Nggak tabu kok ngomongin mereka…  :mrgreen: .

Well, I’ve been in a multiple relationships before I jumped in to a boat -which can not sail back to the shore- called marriage 😀 yet, these relationships taught me a lot about love and life. A lot!

So, if you ask me, “What did your ex(es) teach you?” There you go, here are the answers:

Ada mantan yang mengajarkan saya tentang menghormati pilihan suatu individu. Bertoleransi tanpa mempertanyakan apapun. Nggak pake syarat dia harus seagama, harus pinter, anak orang kaya atau gimana. Ya intinya sih, kalo sayang ya sayang aja. Nggak pake syarat atau embel-embel! Ia menyanyangi saya seapa adanya saya banget. Waktu itu saya masih umur 15 tahun, dengan pipi chubby penuh jerawat karena kelebihan hormon remaja, gigi tonggos karena belom dikawat, dan badan rada ndut. Nggak ada cakep-cakepnya deh (lha emang sekarang cakep? :p hihihi). Tapi ia menyanyagi saya sepenuh hati. Saya ingat, pas kami putus saya bisa lihat kesedihan mendalam di matanya. Kenapa putus? Karena pada akhirnya saya yang sadar kalo saya nggak bisa jalan sama orang yang nggak seiman. Tapi ia tetap saya kenang sebagai seorang yang penuh toleransi dan yang membuat saya menyenangi duku 😀 .

Mantan yang satu lagi mengajarkan saya tentang bagaimana menikmati hidup. Tentang melangkahi segala keteraturan dan lepas bebas menjalani apa yang dikehendaki. Rasanya puas banget menjalani hidup dengan penuh hura-hura. Liar, penuh tawa dan petualangan. Because of him, I learned how to ride motorcycle, hike a mountain, even listened to the music I have never heard before. Ia meracuni saya dengan U2, Radiohead dan Muse. Ia mengenalkan saya pada cerianya dunia anak band, pada lirik-lirik lagu yang romantis dan mendalam, juga kunci-kunci gitar yang bisa membuat nada dengan manis. Tapi lalu ada momen kosong yang panjang juga sih… We were young with big dreams (but unfortunetaly lack of responsibilities). So it came across to my mind kalo udah bosen senang-senang terus mau ke mana? Mau ngapain? Masa hura-hura terus? Menurut saya, mantan yang ini adalah mantan yang asyik buat jadi pacar, tapi terus terang nggak pas kalau jadi suami 😛 Wis, bubar. Hihi.

Mantan yang lain Baca lebih lanjut

Farewell

Me and RositaOur last picture together. Taken when I accompany you to visit the doctor. I miss you so much.

Eight days after your gone and my heart still ache. It is never easy to loose a friend, especially a close friend like you dear Rosi. I will always remember you fondly and have wonderful memories of many times spent with you during our younger years. After a long fight of cancer, you finally go, but your strong will to survive always inspire others. I still sob whenever I remember you but I keep reminding my self that you are in better place now. For sure you will always remain in my heart. Always.

FuneralSo long my Rosita, till we meet again after life.

Pertama Kali Ikutan Kelas Zumba

Zumba Dance udah ngetrend dari beberapa tahun lalu. Tapi terus terang saya belom pernah ikutan. Katrok ya? Well, dua tahun terakhir kan saya masuk gua karena hamil :p Lha mosok lagi hamil saya gedubrakan ikut latihan kelas Zumba? Bisa ditalak ama misua entaaar 😀 hehehe.

Let's cut down some fat! Pssst kelas zumba itu serunya kalo rame-rame ama temen. Gerakannya ada yang berpasangan soalnya. Dan biar kekinian, maka sebelum mulai kelas selfie dolo duuunk! ^_^ Hahaha

Let’s cut down some fat! Pssst kelas zumba itu serunya kalo rame-rame ama temen. Gerakannya ada yang berpasangan soalnya. Dan biar kekinian, maka sebelum mulai kelas selfie dolo duuunk! ^_^ Hahaha

Anw, Zumba itu adalah suatu olahraga kebugaran yang menggabungkan beberapa tarian jadi satu. Ada tarian Latin seperti Salsa dan Merengue, hip hop, Rock ‘n Roll sampai seni bela diri. 70% adalah dansa dan 30% fitness. Awalnya saya agak kuatir kalau saya nggak bisa ngikutin gerakannya, tapi si mbak instruktur yang cantik di Fitness First bilang nggak usah takut. “Yang penting enjoy sama musiknya, sama kelasnya. Nggak ada gerakan benar dan salah. Yang penting hepi-hepi!” Wah, denger begitu saya langsung semangat goyang. Hehehe. Baca lebih lanjut

Little Kindness

Be kind whenever possible – enzin Gyatso

Jadi tadi mampir makan ke Lapo. Duduk sendirian main hape sambil nunggu pesanan. Di meja sebelah duduk cowok Batak yang juga lagi nunggu pesanan. Sesekali saya lihat ia mencuri pandang… Tapi karena nggak mau GR, ya saya cuek aja.

Ternyata pesanan si cowok datang duluan. Lalu ia menyapa saya, “ito, aku makan duluan ya.” Saya mengiyakan sambil tersenyum. (Walo dalam hati kaget karena nggak nyangka eh lha kok ada cowok ganteng mau menyapa).

Si cowok makan dengan khidmat dan selesai lebih cepat. Sambil beranjak pergi ia berkata, “makan siang ito udah aku bayar.” Lalu ia meninggalkan saya yang bengong karena nggak tau mesti bereaksi bagaimana.

Aslik bengong 😀

—-
Anw… Hai kamu cowok Batak yang lumayan ganteng, ma kasih ya udah membuat hati seorang ibu-ibu (yang masih insecure sama bentuk badannya ini) berbunga-bunga. Perhaps it was a simple gesture from you but it meant so many things for me. A confidence boost up 😉

  

You made my day and this is my happy face! Hahaha.


*ito=panggilan akrab pria kepada wanita (vice versa) dalam bahasa batak*

Simponi Indah di Hari Tua; Dimulai dengan Persiapan Sejak Muda.

If you fail to plan, you are planning to fail – Benjamin Franklin-

Sore itu seperti biasa saya melakukan rutinitas jalan kaki di seputaran kompleks rumah. Sedang asyik-asyiknya menghirup udara pagi yang segar dengan riuh kicau burung di dahan pohon, mata saya tertumbuk pada seorang bapak tua yang sibuk merapikan dagangan buahnya. Bapak tersebut pastilah orang baru, karena saya mengenal hampir semua pedagang di seputar rumah. Yang menyolok dari bapak tersebut, ia tidak terlihat seperti para pedagang lain yang ada di situ. Pakaiannya rapi, raut wajahnya pun teduh dan halus seolah kekerasan hidup tidak pernah mampir dalam hidupnya. Namun begitu, tubuhnya sungguh kurus, jelas terlihat tulang berbalut kulit saja. Baca lebih lanjut