Thankful

Menjelang akhir tahun ini, saya sering bertanya ke diri sendiri: apa yang paling saya syukuri dari tahun ini?
Jawabannya sederhana: support. Dari banyak arah, dalam banyak bentuk.

Di pekerjaan, saya belajar lagi bahwa tim bukan sekadar orang-orang yang bekerja bersama, tapi orang-orang yang memilih untuk saling menopang. Saya bersyukur memiliki tim yang solid. Pernah, suatu kali tim kami ketiban kerjaan tim lain dan itu adalah project Rorojongrang. Terbiasa membuat timeline dan distribusi pekerjaan (tanpa pushing, karena itu bukan gaya saya), saya sampaikan ke tim risiko jika tugas ini tidak selesai dan saya prep tim jika karena ini maka kami semua kena getahnya. Saya kira mereka akan nggrundel (siapa coba yang seneng ketiban kerjaan tim lain?), ngedumel atau mundur, namun jawaban mereka mengagetkan saya.

Baca lebih lanjut

Kaset dari Bapak

Lagu “Julia Says” milik grup band Skotlandia Wet Wet Wet mengalun pelan dari stasiun radio 95.1 FM bersamaan ketika saya menekan tombol start di mobil. Lagu lawas dari pertengahan tahun 90an saat saya masih SMP dulu. Saat masih mengenakan seragam putih biru. Lagu bukan sembarang lagu namun lagu yang sarat membawa kenangan akan kasih sayang bapak.

Dulu sepulang kantor bapak sering menyodorkan sebuah kaset berisi kompilasi lagu-lagu terkenal di masa itu. Bapak paham, remaja putrinya mulai suka lagu-lagu barat kekiniaan, bukan lagi lagu anak-anak lagi.

Baca lebih lanjut

Real Joy after Shifting Paradigm

Sekitar 3 mingguan ini, pekerjaan dan kehidupan pribadi saya lagi sibuk-sibuknya. Demanding. Yeah, kayak pacar posesif aja LOL 😛 Selesai rapat jam 8 atau 9 malam itu hal yang biasa. Lalu pulang terus pas sampe rumah masih mengerjakan peran sebagai ibu dan istri -baca buku bareng anak atau sekedar menyiapkan cemilan malam buat suami-. Abis itu baru bisa punya waktu untuk diri sendiri. Pas akhir pekan juga sulit istirahat karena ada aja keluarga yang melahirkan, sakit, kedukaaan dan macem-macem lagi lainnya.

Saya sempat limbung for I felt there are so many things I have to do, yet there’s so little time. Gerah, pengennya ini semua cepet selesai aja. Akhirnya saya buat to do list for both my job and personal life. Total ada 23 item yang harus saya kerjakan mulai dari bikin analisa, review draft aturan, rapikan instrument survey sampai list beli kado dan jadwal jenguk teman atau keluarga. Padat, padat, padaaat. Pengen buru-buru dikelarin. Pengen punya ritme hidup normal seperti sebelumnya. Jadiiiii…. Itu 23 item saya kasih deadline mesti kelar dalam 1 minggu 😀

And…. ZONK! :mrgreen: Hahaha. Saya nggak hepi, burn out berada dalam tekanan bahwa ini semua mesti cepat kelar.

Baca lebih lanjut

Perluasan Kapasitas

Setelah 3 tahun mengambil sabbatical leaves, saya mbatin di awal tahun 2020; apa yang bisa saya lakukan buat negara ini? I felt like I could do something better in my field. So I got back to work dengan impian ingin berkontribusi lebih untuk Indonesia di keahlian yang saya punya. Klise, tapi saya pikir, jika ingin mengubah sesuatu maka mulai dengan mengubah sistem and that means I need to be inside the system. So I did. And here I am.

Saya mengawali masuk kerja dengan berada di tim evaluasi. Memberi masukan apa yang suatu organisasi perlu lakukan untuk perbaikan kinerja pegawai dan organisasi. Selain itu, sesekali saya diminta me-review atau memberikan masukan jika ada pedoman atau aturan yang akan dikeluarkan terkait bidang yang saya tekuni. Tidak terlalu berat karena tanggung jawab nggak sepenuhnya ada di pundak saya. Role begini udah bikin saya puas coz I know I am doing something for my country. Dan mbatin saya di 2020 itu menurut saya udah terlaksana…. but not :mrgreen:

Baca lebih lanjut

Used to be Young

Saya mulai mengenal Miley Cyrus sekitar tahun 2006 saat ia berperan di Hannah Montana. Cute teenager yang dielu-elukan banyak orang karena bersuara emas dan juga punya kepribadian yang menyenangkan. Namun, saya juga menyaksikan momen ia memasuki masa dewasa: “untamed” “nakal”, “bandel”, “berontak”, twerking, “breakdown” lewat lagu Wrecking Ball hingga her messy divorce dan sekarang kembali dengan suara yang lebih enak didengar dan lagu-lagunya pun ngehits karena relatable. In short, I’ve seen her changes.

Anw, saya pernah membaca bahwa Miley Cyrus dibesarkan dengan didikan Kristiani ketika kecil. Ia bahkan mengenakan purity ring saat memasuki masa remaja. This actually reminds me of myself, I have a very protective father yang punya mata elang mencermati siapa yang dekat dengan anak-anaknya thus hidup saya lurus banget. Nggak ada yang berani ngajakin nakal karena udah jiper duluan liat bapak saya :mrgreen: Dengan didikan model begitu, Bagusnya sih… ya nggak macem-macem. Gak neko-neko but at some point ada juga keinginan berontak dan ngerasain nakal tuh kayak apa. Saya ingat, sahabat saya bahkan pernah komen, “You’re so pure. So clean.” Karena saya tidak menyentuh rokok, jarang alcohol (kalopun iya, pasti ada yang ngawasin), dan tidak bertato. I took my buddy’s comment as a compliment but still.. sempat penasaran sih nakal tuh kek apa 😅

Baca lebih lanjut

Natal Kali Ini

Saya terbiasa dengan gegap gempita perayaan Natal di Jakarta. Di mana Natal dirayakan di ballroom hotel besar atau malah sekalian sewa hall JIEXPO Kemayoran sana (udah persis kayak gelaran Java Jazz). Where all things are so flashy, baju cantik, rambut di-blow dan nail art terbaru wara-wiri saat perayaan Natal. Di mana jika datang 15 menit sebelum acara Natal maka sudah dipastikan akan kesulitan mencari parkiran mobil. Belum lagi pulangnya pun jadi PR tersendiri karena antrian panjang saat mau keluar. Pesta Natal. Di mana-mana Pesta Natal.

Nothing’s wrong with that. Tiap gereja punya caranya sendiri merayakan kelahiran Yesus Kristus, toh? Dan saya terbiasa lalu menganggapnya hal lumrah. Namun tak dinyana, Natal kali ini saya memiliki pengalaman yang berbeda.

Tahun 2023 ini saya beribadah di GKJW Malang. Kepanjangan lengkapnya adalah Gereja Kristen Jawi Wetan, denominasi gereja yang cukup terkenal di Jawa Timur di mana kakek dari suami saya merupakan salah satu pendirinya. Yah, kalo dipadankan kayak salah satu pendiri aliran NU/Muhammadiyah versi Kristiani gitu.

Baca lebih lanjut