#15 Terlambat

Sepasang mata mengekori jiwa

Masihkah ada asa?

Ia bertanya

.

Terlambat

Kemarin t’lah kugadai cinta

Karena kau lelet menjawab

Iklan

#13 Ditelan Deru Kesibukan

Ini kali Ketiga
Kau tak muncul jua
Setelah membuatku memunggu 3 jam lamanya
Ini Kali ketiga
Kau bilang maaf dengan bunga
Berharap amarahku reda

Kuta - Bali

Apakah aku ini?
Sekedar penunggu siluet senja
Dengan kau jarang menyapa?

#11 Sssst… Jangan Ribut Sayang…

Sssst… Jangan lapor polisi ya sayang

Ku curi hatimu, sematkan dalam loh kalbu

Jangan salahkan aku,

Kau menggoda dan sangat lucu

.

Ssst… Jangan gusar begitu ya bang

Mereka itu bukan siapa-siapa

Dibanding kau, mereka tak ada apa-apa

Tetap kaulah yang paling jumawa

Tak percaya?

Apa perlu ku ikut reality show si Uya Kuya?

 

Ssst… Jangan marah-marah donk sayang

Gadismu ini memang genit

Tapi percayalah aku tak menggigit

Hanya kadang-kadang menjepit :mrgreen:

.

Sssssssstttttt…

Sudah..

Sudah…

Jangan ribut sayang

Simpan cemburumu,

masukkan kotak kayu

Mari kita bercumbu

di Desember yang syahdu 😀

#10 Sanctuary

Rumahku adalah kumpulan cinta

Siapapun boleh singgah disana

.

Wangi terbuai, mayang terurai

Diberanda, sayang pun bersemai

.

Berselempang asa, juga kadar percaya

Meresapi arti pulang sesungguhnya

.

Perkakas dapur, ragam furnitur

Diruang jiwa silahkan terpekur

.

Semua selubung, luruh terjatuh

Disini duduk diam bersimpuh

.

Nikmati imaji, dihantarkan janji

Reguk madu, puaskan rindu

Menyegarkan kosong dalam kalbu

Dengan hangat cumbu

.

Rumahku hangat dengan canda

ada kamu, aku dan anak-anak kita

bermuara dengan segenab mimpi juga rasa

.

Rumahku adalah kumpulan cinta

Tempat semua kembali pulang

rasakan hakikat keluarga

#7 Fenomena Senja

Senja dihatiku datang terlalu cepat
Meliukkan rasa semburat
Bukan, bukan aku tak gembira
Hanya saja aku ingin semua

.

Aku ingin lagi
Aku ingin ulangi
Aku mau malam-malam penuh peluh
Dimana tubuh kita menindih, memagut,
Dengan lenguhan keras jatuh bersimpuh
Penuh hasrat
Penuh birahi
Penuh rasa tak ingin berhenti

.

Senja dihatiku datang terlalu cepat
Meliukkan rasa semburat
Aku diam tak berucap
Mungkin aku hanya ingin kau tak pergi
Malam ini
Aku ingin ulangi

#5 Tentang Kita

Pikirkan tentang kita,
Tentang mimpi yang kita rajut bersama
Adakah kau lihat pucat rembulan disana?
Atau cerah mentari bersemai dalam asa?
.
Ada pelangi dimataku
Dan senyum diwajahmu
Aku tahu kemana mimpi ini kan bermuara
Terima kasih, cinta!