Surat Tanpa Perangko

Kepada Lelaki yang tak akan pernah kumiliki.

Kamu tahu? Aku kangen kamu. Kangen derai tawa yang kita bagi setiap waktu. Kangen suara beratmu menyapa diujung telepon dengan kawalan jutaan rindu. Menanyakan kabar, menggoda dengan rayuan gombal yang selalu sukses membuatku gemas dan tersipu malu. Ah, aku tersenyum sendiri, teringat akan leluconmu yang diselingi tiupan-tiupan halus ditelinga itu. Sikapmu yang acuh, gayamu yang angkuh; menggugah sebal sekaligus rindu. Kamu memang nakal, tapi aku mau :oops:

Kamu tahu? Dengan bilang “kangen kamu” sesungguhnya aku sedang menenggelamkan nurani kedalam dinginnya air di bak mandi. Biar beku saja ini hati. Karena sesungguhnya jalan kita berseberangan, tak boleh bersama walau genta sayang itu nyata.

Kamu tahu? Sengaja ku tulis semua gundah disini, di halaman kertas maya ini. Karena aku takut. Sungguh aku sangat takut. Aku ingin kamu, tapi harus menjangkaumu dulu. Padahal sepertinya kamu enggan untuk dijangkau, buktinya tiada inisiatif kontak darimu setelah bibir ini melontarkan kata putus. Kamu kejam, membiarkanku pergi dan berkalang rindu sendiri. Aku ingin kamu, tapi harus kompromi (untuk rela jadi istri simpanan). Aku ingin kamu, tapi harus membunuh nurani. Aku ingin kamu, tapi ada halangan setinggi gunung yang merintangi. Bah! Terlalu banyak “tapi” yang membuatku benci.

Kamu tahu? Aku linglung, tak tahu mesti bagaimana lagi ketika jiwa ini dibelenggu pesona sayangmu padaku. Cintamu tidak lagi seperti anggur yang memabukkan, tapi bagai kokain yang membuatku mencandu. Sakau tanpa kamu. Kamu tahu? Sekarang aku bising tak tentu.

Sialan! Kenapa selalu ada kamu dalam otakku?!

*Surat cinta terlarang seorang gadis yang gak punya duit untuk beli perangko.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s