Petualangan Makan Bayi 8 Bulan: BLW or not BLW?

Judul blog post ini kayak salah satu pilem klasik to be or not to be 😀 hehehe. Ya bagaimana lagi… Akhir bulan ke-7 lalu bingung bin galau karena berat #BabyBoy cuma naik 100gr saja. Ihiks. Jadi di bulan ke-8 ini saya memutuskan untuk mengkombinasikan cara makan #BabyBoy menjadi separo-separo BLW :mrgreen hehehe. Maksudnyaaaa….. Ya kadang disuapin, kadang BLW. Dibuat senyamannya saja.

#BabyBoy makan buah Naga sendiri. Belepetan! Tapi seru liatinnya. BLW emang bikin anak mandiri makan :D

#BabyBoy makan buah Naga sendiri. Belepetan! Tapi seru liatinnya. BLW emang bikin anak mandiri makan 😀

Sesungguhnya saya nggak terlalu risau kalau anak saya nggak masuk dalam gologan gemuk versi ibuk-ibuk semua. Karena anak gemuk bukan berarti sehat. Yang paling penting diperhatikan adalah berat badannya sesuai dengan Growth Chart dari WHO atau enggak. Nah, berhubung beratnya #BabyBoy udah mulai di bawah garis ijo maka saya ambil keputusan untuk separo-separo BLW itu tadi. Lagian #BabyBoy mulai makan nasi tim di bulan ke-8 ini, susah kan ya booook disuruh BLW makan nasi. Tangan mungilnya masih belum bisa menjumput bulir-bulir nasi dengan baik.

Tapi walaupun sesekali mulai disuapin, saya menerapkan trik sendiri dalam hal suap-suapan ini:

  1. Jika #BabyBoy duduk di kursi makannya, maka saat menyuapi, tangan si penyuap harus dari samping atau dari belakang.
  2. Jika #BabyBoy lagi nggak mau duduk sendiri, maka #BabyBoy disuapi sambil dipangku dengan tangan penyuap tetap dari belakang atau dari samping.

Hal ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa saya harus tetap konsisten mengenalkan konsep makan sendiri ke #BabyBoy. Kalau disuapi dari samping atau dari belakang maka #BabyBoy terbiasa tau bahwa cara makan itu ada tangan dari arah tubuhnya memasukkan makanan ke mulut bukan disodori dari depan. Saya ribet ya bikin aturan? 😀 hahaha. Tapi ini sukses membuat #BabyBoy tetap mau BLW sih. Jadi ya sudahlah yaaa. Hehehe.

Menu Makan BLW 8 Bulan

Menu Makan BLW 8 Bulan (klik untuk memperbesar yaaa)

Highlight Makanan

Anw, di bulam ke-8 ini, hampir semua yang disodorkan dilahap #BabyBoy. Makanan yang alergi adalah jamur. Kalau tempe malah udah netral. Terus, makanan yang kurang disukai #BabyBoy adalah buah Bit, Buah Kiwi dan Perkedel. Duh, padahal perkedel itu udahlah bikinnya lama dan jadinya sedikit, lha kok nggak suka K *nangis di pojokan dapur sambil lap peluh* Huufffttt.

Untuk buah Bit dan Kiwi saya mau coba lagi bulan depan deh. Khusus Buah Bit sepertinya harus diolah mengingat rasanya yang tawar abis. Mari ubek-ubek internet cari resep! ^_^

Nasi Tim kesukaan #BabyBoy

Nasi Tim kesukaan #BabyBoy

Highlight Perkembangan

Yang ini sih bikin seneng. Naiknya sedikit lebih banyak daripada bulan lalu, akhir bulan ke-8 ini naik 300gr. Yeay! #BabyBoy mulai aktif dan banyak gerak, kadang saya aja litliatnya aja capek 😛 Untunglah nafsu makan tinggi, apalagi kalau udah pakai nasi tim dan bawang Bombay yang ditumis pakai Olive Oil. Beuuuh… Ludes tak bersisa. Kapan-kapan saya bagi resepnya deh 😀

Semangat makan anakku sayang! Mau dimasakin apa nih?

Advertisements

13 thoughts on “Petualangan Makan Bayi 8 Bulan: BLW or not BLW?

  1. Hani S says:

    Maak, share cara bikin nasi tim nya duuuung.. selama ini mengingat dirumah seringnya bedua si baby doang kalo siang dan itu bikin susah ke dapur lama2 (tapi ttp pengen homemade MPASI utk Alfath), aku bikin nasi tim pake Slow Cooker, blm pernah bikin cara manual.

    Jamur blm dikenalin ke Alfath nih, jd terinspirasi baca tulisan ini. Thank you mak.
    Semangat emam ya dedek Bastiiii.. :*

    • Ceritaeka says:

      Belum tumbuh giginya 😀 oooh aku dulu awal-awal kasih trik potong makanan dengan ukuran berbeda. Ada yang finger food ada yang dadu, ada yang oerseginpanjang. Jelaaaas awalnya dibenyek2 terus dilempar-lempar :p tapi abis itu dia bisa milih sendiri mana yang pas buat dia. Ternyata lebih seneng finger food. Bisa ngatur kok.

      Kalo keselek, yang paling utama kita jangan panik. Tepuk-tepuk punggungnya lalu tawari air putih. Selamat mencoba ^_^

  2. okky23 says:

    Mbak eka, aku mau tanya tapi ojo diguyu ya.. Hihihi
    Itu menu maemnya direbus/dikukus? Lalu dibejek2 trus disaring atau diblender?
    Anakku udah mau 9bulan tapi kalo maem masih tak rebus lalu diblender, kecuali ubi & biskuit yg langsung tak pasrahin ke anaknya 😦

    • Ceritaeka says:

      Ora diguyu nooo… Ngopo diguyu? Makanan mau direbus atau dikukus nggak masalah, senyamannya ortu aja. Tapi aku hampir 80% selalu kukus sayuran dan buah yang agak keras (kayak apel dan pir). Kenapa dikukus? Karena vitamin lebih banyak yang hilang kalo direbus tapi bedanya nggak jauh-jauh amat kok dengan dikukus.

      Aku belum pernah blenderin makanan buat B >.< semua selalu dikasihkan apa adanya gitu. Ini untuk melatih anak tau tekstur asli makanan kayak apa dan rasanya gimana. Contoh, brokoli itu agak kasar dengan rasa pahit-pahit manis sementara buncis itu teksturnya lembut tapi agak berair dengan rasa sedikit manis.

      Tapi itu balik lagi ke senyamanamu aja, Mbak. Nyamannya gimana. Soal makana itu menurutku nggak ada pakem mana yang benar tapi balik ke bagaimana ortu dan anak nyaman dengan cara makannya tapi nilai gizi terpenuhi.

      Untuk nasi tim, aku rebus beras agak lama dan air dibanyakin sebelum dikukus. Dengan begitu nasinya jadi lembek dan lembut tanpa harus diblender lagi.

      Mulai umur 9 bulan sih sebaiknya mulai nasi tim. Biar latihan. Nanti umur 12 bulan udah harus bisa makan makanan yang sama ama kita. Kalo itu menurut dokterku.

  3. Lina says:

    Mba biasanya mknannya dikukus sampe lembek banget atw biasa aja? Soalnya kalo ga ada gigi makanannya ditelen bulat2… Sy baru nyoba blw, dikukus lembek bgt mahal susah digenggam baby krn hancur.. Kalo ga agak lembek ditelen bulat2 malah keselek. Apa ga bahaya ditelen bulat2 di ususnya?.. Tks infonya ya

    • Ceritaeka says:

      Aku dikukus sedang aja. Nggak lembek banget. Risiko BLW memang tersedak, makanya mesti ujicoba potong makanan beberapa jenis besarnya. Liat mana yang nggak tersedak, maka selanjutnya dipotong sebesar itu. Usus? Hmmm.. so far anakku gpp ya. Udah hampir 2 tahun dan nggak pake fase bubur.

  4. Ifad says:

    Anak pertama model disuapin… sampai sekarang umur 3 tahun masih disuapin… klo g g masuk semua emamny
    Mau coba blw buat si adek….
    Copy menunya ya bun…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s