Days Without Nanny

Days without NannyHari-hari tanpa asisten rumah tangga adalah sepenuhnya berkubang di dapur (untuk masak), ruang makan (untuk menyuapi anak), dan kamar tidur (untuk meninabobokkan B). Untung, kalau soal mandi, B mau sama bapaknya. Tapi untuk hal-hal lainnya, B itu udah kayak ekor saya. Ngikut ke mana pun saya pergi. Mandi dan pipis aja ditungguin si bocah di depan pintu kayak takut banget emaknya bakal ngilang. Puff! Dan nggak balik lagi :mrgreen:

Baca lebih lanjut

Galau Emak yang Anaknya Belum Bisa (Lancar) Ngomong

Sebelum mulai cerita, saya nyengir dulu, boleh? Maju mundur banget mau nulis soal ini. Galau-sugalau, bingung-subingung πŸ˜€ Abisnya gimana? Siapa sih yang nggak galau kalau anaknya belom bisa lancar ngomong? Apalagi anak tetangga malah udah bisa nyanyi segala. Hiiish Eka, jadi emak kenapa insecure amat ya? *tunjuk-tunjuk diri sendiri*

B. 20 months old now.

Rasa nggak aman saya bukan tanpa alasan. Iya, saya tau kalau kita nggak boleh ngebandingin sama anak orang.. . Tapi kan tetap harus memperhatikan milestone anak Baca lebih lanjut

Brunch at Newsroom: Main-main ke kantor CNN Indonesia

Tempo hari saya mampir main ke kantor CNN Indonesia dong. *senyum bangga* Hihihi. Rasanya deg-degan gimana gitu, well.. CNN gitu loh! πŸ˜€ Anw, saya mampir untuk menghadiri acara Brunch at Newsroom. Acara rutin kali ini mengusung tema Teknologi, Pendidikan dan Peran Orang Tua, hadir sebagai pembicara adalah Iman Usman, Co-Founder & CEO Ruangguru.com dan Mbak Ainun Chomsun, Community Manager CNN Student. Aiiih, tema dan pembicaranya bikin nggak ku-ku, gathering ini menarik banget dan sayang kalau dilewatkan. Langsung saya datang. ^_^

Acara dibuka dengan perkenalan dari Mbak Ainun yang ngasih tau soal apa itu CNN Community Student. To be honest, buat saya pribadi sih, acaranya dibuka dengan sesi poto-poto narsis di wall CNN hahaha.

Apa itu CNN Community Student? Baca lebih lanjut

4 Ide Aktivitas Seru di Rumah Tanpa Gadget

Seperti yang pernah saya tuliskan di sini, saya ingin selalu menciptakan kenangan bersama Baby B guna menumbuhkan ikatan emosional yang (mudah-mudahan) menjadi bekal untuknya bersikap dan mengambil keputusan di kemudian hari. Emotional bonding itu kami usahakan baik melalui perjalanan-perjalanan yang kami lakukan atau permainan yang kami mainkan bersama. Saya dan suami sepakat untuk seminimal mungkin menggunakan gadget saat bermain bareng B, jadi ya mesti pinter-pinter cari aktivitas. Tentunya bukan sembarang aktivitas bersama tapi aktivitas yang bisa menstimulasi tumbuh kembang B dengan tepat.

4 Aktivitas Seru di RumahDIY permainan di rumah

Baca lebih lanjut

Roadtrip Perdana bareng Baby B

Saya baru aja pulang dari roadtrip 12 hari Jakarta ke Jawa Timur. Ini roadtrip pertama saya bareng Baby B. Jujur, agak deg-degan juga lho bawa bayi duduk di mobil cukup lama. Jakarta-Malang itu normalnya memakan waktu 22 jam. Tapi kemarin kami di jalan selama 28 jam aja gituuu! Maklum deh, banyak yang pada liburan >.<

Happy banget di jalan :D Hahaha

Happy banget di jalan πŸ˜€ Hahaha

Baby B ini pada dasarnya senang banget jalan-jalan. Jadi pas roadtrip, di mobil tuh dia duduk anteng di carseat terus teriak-teriak kalo Baca lebih lanjut

Menciptakan Kenangan

Bukan sekedar bersenda gurau, namun kami sedang menciptakan kenangan manis bersama.

Bukan sekedar bersenda gurau, namun kami sedang menciptakan kenangan manis bersama.

Semenjak kuliah saya gandrung buku-bukunya Kahlil Gibran, yah walaupun kadang bacanya mesti ulang beberapa kali biar mudeng πŸ˜› hehehe. Ada satu puisi dari karya sang pujangga ini yang sangat saya sukai berjudul Anakmu Bukanlah Milikmu.

β€œBerikan rumah untuk raganya, tetapi tidak jiwanya

karena jiwanya milik masa mendatang.

Yang tak bisa kau datangi bahkan dalam mimpi sekalipun.

….

Kaulah busur, dan anak-anakmulah anak panah yang meluncur,

–Kahlil Gibran-.

Saya mengamini setiap larik puisinya, menyadarkan saya bahwasanya anak memiliki kehidupannya sendiri. Betul, anak berasal dari kita namun kita Baca lebih lanjut

Seperti Apa Rasanya Menjadi Seorang Ibu?

Menurut saya menjadi ibu itu ngeri-ngeri sedap. Susah mendefinisikan apa rasanya menjadi seorang ibu karena ada banyak emosi yang berganti begitu cepat dalam sehari saja. Di tulisan ini saya bakal blak-blakan. No sugar coat lips, no happiness exaggerated. Pokoknya saya bakalan jujur apa adanya gimana rasanya jadi ibu, mulai dari pusing, sebel, nggak sabar, BT, sampe bahagianya juga. Siap membaca pengakuan seorang ibu baru? Jangan kaget ya!

Along with this smile comes lotta hard work :P

Along with this smile comes lotta hard work πŸ˜›

Β Life as a Mom is a Roller Coaster Time! Baca lebih lanjut