#12 Ini Rahasia!

Esok pagi, jemput aku disini. Rengek manja terserapi. Kecup manis bibir terbasahi

Esok pagi, jemput aku lagi. Kita bergumul dibawah mentari. Membebaskan raga hingga lepas kendali

Ah, esok pagi… Aku tak sabar lagi. Bertemu denganmu yang begitu berisi.

.

Namun pagi, tak mau kompromi. Dia yang lingkarkan cincin di jemari. Tak jua kunjung pergi.

Pagi ini terlewati. Dengan ingkar janji. Aku, hitam kopi dan dia. Tak ada kita. Maaf, kau harus bisa terima. Kamu kan hanya yang kedua…

#11 Sssst… Jangan Ribut Sayang…

Sssst… Jangan lapor polisi ya sayang

Ku curi hatimu, sematkan dalam loh kalbu

Jangan salahkan aku,

Kau menggoda dan sangat lucu

.

Ssst… Jangan gusar begitu ya bang

Mereka itu bukan siapa-siapa

Dibanding kau, mereka tak ada apa-apa

Tetap kaulah yang paling jumawa

Tak percaya?

Apa perlu ku ikut reality show si Uya Kuya?

 

Ssst… Jangan marah-marah donk sayang

Gadismu ini memang genit

Tapi percayalah aku tak menggigit

Hanya kadang-kadang menjepit :mrgreen:

.

Sssssssstttttt…

Sudah..

Sudah…

Jangan ribut sayang

Simpan cemburumu,

masukkan kotak kayu

Mari kita bercumbu

di Desember yang syahdu 😀

#10 Sanctuary

Rumahku adalah kumpulan cinta

Siapapun boleh singgah disana

.

Wangi terbuai, mayang terurai

Diberanda, sayang pun bersemai

.

Berselempang asa, juga kadar percaya

Meresapi arti pulang sesungguhnya

.

Perkakas dapur, ragam furnitur

Diruang jiwa silahkan terpekur

.

Semua selubung, luruh terjatuh

Disini duduk diam bersimpuh

.

Nikmati imaji, dihantarkan janji

Reguk madu, puaskan rindu

Menyegarkan kosong dalam kalbu

Dengan hangat cumbu

.

Rumahku hangat dengan canda

ada kamu, aku dan anak-anak kita

bermuara dengan segenab mimpi juga rasa

.

Rumahku adalah kumpulan cinta

Tempat semua kembali pulang

rasakan hakikat keluarga