#22 Ullen Sentalu Desember 25, 2010Juli 1, 20134 Komentar Menapakkan kaki di beranda Bersamaan rintik hujan menyapa Kamu tersenyum Aku tersipu Kau kembangkan payung dikepala Lalu menggamit tanganku mesra Dua jiwa Bercanda dalam tawa Dikelilingi benda purbakala; Lukisan, batik, hingga senjata Tak peduli siapa Tak hirau mata Dua jiwa berbagi rasa Kuyup celana Menggigil, digigit dingin udara Tapi hangat dengan cinta Bagikan ini: Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook Suka Memuat...
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.