Classic Hymns

Hingga sekarang saya masih terkagum-kagum dengan penerjemahan himne-himne klasik gereja dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia. Pilihan diksinya tepat sekali, indah, tidak mengurangi makna namun secara estetika tetap terjaga. Ah, Tuhan berkati mereka yang sudah jadi perpanjangan tangan mendatangkan damai sejahtera dan sukacita melalui pujian dan penyembahan.

Salah satu himne klasik yang diterjemahkan dengan sangat baik oleh E.L. Pohan di tahun 1975 adalah Pass me not O gentle Saviour karya Fanny J. Crosby (1868).

Pass me not O gentle Saviour,
Hear my humble cry.
While on others Thou art calling,
Do not pass me by.

Saviour, Saviour,
Hear my humble cry.
While on others Thou art calling,
Do not pass me by.

Diterjemahkan ke dalam lagu pujian KJ 026 berjudul Mampirlah, Dengar Doaku

Mampirlah, dengar doaku, Yesus Penebus.
Orang lain Kau hampiri, jangan jalan t’rus.
Yesus, Tuhan, dengar doaku;
orang lain Kau hampiri, jangan jalan t’rus.

Apa teman-teman punya himne klasik kesukaan?

Have a blessed Sunday!

The Lord’s Prayer

As a believer, I was taught to forgive your enemies. In Matthew 5:39, “But I say to you, Love your enemies and pray for those who persecute you.” To turn your right cheek if they slap your left’s and bla bla bla.

I will not fight the Scripture who aged more than 2000 years. Have no guts, not that crazy. LOL. Furthermore, there’s nothing good coming from holding grudges. In fact by forgiving, we benefial more. So, about 2 weeks ago I start the process, resting my soul in God’s hand and it feels just right. After a long journey, I finally can let go, release and be at peace. 😊☺️ It’s relieving. So serene.

I still keep a safe zone though.

Monday has just begun and I’m gonna recite this Lord’s Prayer to start the day. Hope you guys have a wonderful day and wish you great week ahead. God bless!

Pic’s from christianitytoday

 

I Talk to God About You

Saya percaya kekuatan doa. Banyak sekali momen dalam hidup saya di mana doa menjadi tonggak kekuatan. Rasanya tenang dan teduh setelah mengambil waktu berbicara kepada Tuhan empunya semesta. Yang jadi favorit saya adalah momen komunikasinya. Perkara doanya dikabulkan atau tidak, saya berserah karena itu sudah jadi hak prerogatifnya Tuhan. Nggak mau ngatur-ngatur. Hehehe.

Anw, ada hal baru mulai awal tahun ini yang tanpa sengaja jadi kebiasaan. Ada satu hari dalam seminggu saya mengambil waktu untuk mendoakan teman-teman saya. Kesehatan, karir atau yah sekedar wish them well saja.

pic from Pinterest

Lalu tadi malam tiba-tiba saya teringat salah satu teman. Yah, cara Tuhan bicara memang macam-macam. Anw ada banyak harapan dan doa-doa baik yang saya naikkan baginya. Nggak perlu dijembrengin di sini. Karena sebaik-baik dan setulus-tulusnya doa, biar itu antara saya dan Sang Pencipta aja kan?

For sure I talked to God about you.

Old Verse, New Understanding

Read: 1 Cor 13:4-13

God often talk about love. In fact, the essence of Christianity is love. How love bears all things, believes in everything including hopes all things, endures all things. (1 Cor 13:7)

This is an overused verse, I’ve been reading this since I was a kid but it resonates differently today. Gosh, how rich this verse is. Having new understanding that it means choosing to believe in a person and believe to see the goodness in someone instead of the bad thing. Including able to separate the mistake from the person. Not putting a dot (.) to someone’s life instead gives a coma (,). Means giving another chance.

So now faith, hope, and love abide, these three; but the greatest of these is love. (8).

The question is… If we ain’t doing that, can we still call ourself a Christ follower? A believer?

pic from crosswalk dot com

Dalam Tinggal Tenang dan Percaya Terletak Kekuatanmu

Segenggam ketenangan lebih baik dari pada dua genggam jerih payah dan usaha menjaring angin. Pengkhotbah 4:6

Rasanya nggak nyaman ketika terjebak dalam situasi yang nggak enak. Capek secara emosional dan bisa merambat memengaruhi fisik.

But do remember this, peace is not the absence of trouble but the presence of Christ. Ketenangan itu bukan ketiadaan masalah, tapi kehadiran Tuhan di dalam hati kita. Tuhan mau hadir meski kita masih berdosa. Dan buat saya, ketenangan itu datang saat tinggal diam di kaki Tuhan ketika berdoa.

Anw, sudahkah kita berdoa mengawali Senin ini? Yuks bersandar pada-Nya, boleh sambil dengerin pujian STILL (Album Hope) dari penyembah favorit saya dan Adrian: Hillsong Worship . Menurut saya liriknya menggambarkan keadaan hening dan jiwa tenang secara tepat.

Dikelilingi Orang Baik

Kali kedua beribadah memperingati Kenaikan Yesus Kristus saat pandemi. Jujur, udah kangen banget ke gereja tapi ya mau gimana lagi sementara ini masih daring dulu. Ohya, Firman Tuhan peringatan kali ini diambil dari kitab Pengkhotbah 3 mengenai ketetapan Tuhan.

Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.

Baca lebih lanjut

Tidak Hari Ini

Khotbah Kebaktian Minggu hari ini sungguh menarik, diambil dari Kejadian 50:15-21 tentang Nabi Yusuf. Kisah hidup Yusuf sendiri menurut saya luar biasa. Diperlukan tidak adil oleh saudara-saudaranya, dibuang ke sumur lalu dijual ke saudagar Mesir. Karakternya benar-benar tangguh namun di sisi lain lembut hati karena memutuskan untuk mengampuni saudara-saudaranya. Bahkan menampung mereka saat terjadi kelaparan hebat di Tanah Kanaan.

Dibandingkan dengan saya sih jauh banget. Hahaha. Tidak seperti Yusuf yang abis dijual, dijadikan pelayan kemudian difitnah Tante Potifar -trus masih belum abis juga apesnya-,  dipenjara lalu dilupakan hingga 2 tahun lamanya, saya cuma:

Dikirimi text panjang-panjang sampe pusing bacanya padahal saya sedang kemalangan mengurus anak sakit.

Baca lebih lanjut