Curcol: Tips Menghadapi Operasi Sesar

Ngomongin operasi sesar artinya ngomongin pro dan kontra. Menurut saya, keputusan seorang (calon) ibu untuk sesar baik direncanakan atau tidak adalah keputusan yang harus kita hormati. Nggak usahlah jadi bahan omongan atau bahkan bahan bakar buat menghakimi seolah yang sesar itu kurang mulia, kurang berjuang, kurang sejati jadi perempuan, bla bla.. Hei, inget yaaa.. Tiap perempuan punya kemerdekaan atas tubuhnya mau melahirkan dengan cara apa. Normal, sesar, lewat jendela atau lewat pintu… Apalagi ada indikasi medis yang memang mengharuskan disesar. Nggak ada indikasi medis pun… Suka-suka yang ngejalani dan yang mbayari :mrgreen: Who are you to judge? Heran deh, jadi perempuan kok senengnya menghakimi sesama kaumnya gitu… Baca lebih lanjut

Di Dalam Kamar Operasi Itu

Saya belum pernah merasakan tajamnya pisau operasi seperti apa. Jadi waktu-waktu sebelum memasuki ruang operasi sungguh waktu yang menakutkan buat saya. Pagi itu, 1 Juli 2014 pukul 07.30 WIB saya di dorong menuju kamar operasi. Perasaan saya campur aduk tapi yang pasti saya banyak berdoa dalam hati :). Di dalam kamar operasi sendiri, suasananya sungguh dingin, ya suhunya, ya environment-nya. Saya merasa terasing. Lonely dan somehow ngerasa aneh gitu.

di tengah kegalauan yang membuat saya sungguh nggak nyaman, dokter anastesi yang bernama dr. Hassan Husssein SPAN pun datang. Saya diminta untuk duduk dan membungkukkan tubuh bagian atas ke depan. Saya nurut aja sih walo rasanya udah lemas banget. Ini lemas bukan karena kondisi fisik tapi karena kondisi psikis. Sesungguhnya saya masih kurang rela harus sesar.

Suasana hati yang seperti itu sepertinya berpengaruh sama keadaan tubuh. Dua kali aja jarum anastesi harus disuntikkan ke tulang ekor saya karena yang pertama entah kenapa gagal. Duh, mana saya ini takut jarum. Jadi begitu dibilang harus diulang suntikannya, yang ada saya mewek.

Baca lebih lanjut

New Chapter of Our Life

My baby boy’s birth story. With all the dramas yet happiness is in the air at the end 😉

avatar CeritaekaCeritaeka

A baby will make love stronger, days shorter, nights longer, bank balance smaller, home happier, clothes dirty, the past forgotten, and the future worth living for. –Unknown-

Tak terasa sudah 1 bulan saya punya gelar baru: IBU. Rasanya? Hmmm, susah bilang gimana rasanya. Campur aduk tak terkira. Tapi quotes di atas itu cukup mewakili perasaan saya dan Adrian. Hahaha. Anyhow, pengen cerita-cerita sedikit tentang proses kelahiran buah hati nih…

Impian saya adalah melahirkan secara normal. Dalam bayangan saya, saat melahirkan nanti maka saya melahirkan di dalam ruangan yang redup dengan suhu ruangan yang tepat serta alunan musik lembut. Suasana dibuat serileks dan senyaman mungkin sehingga bayi kami nanti tidak terlalu terkejut mendapati dunia yang sangat berbeda dengan apa yang telah didiaminya selama sekian bulan di dalam perut. Ya, saya ingin menjauhkannya dari trauma lahir yang bising dan nggak nyaman.

Angan saya tersebut tentunya tidak dapat terjadi kalau harus operasi sesar…

Lihat pos aslinya 930 kata lagi

Persiapan Yang Harus dibawa ke RS Menjelang Persalinan

Memasuki bulan ke-9, ibu yang sedang hamil sih sebaiknya mulai mempersiapkan barang-barang yang akan dibawa ke RS sebagai persiapan persalinan/melahirkan. Saya sendiri mulai packing tepat di minggu ke-36 ^_^ Duh rasanya excited banget, ngalahin rasa senang pas mau traveling ke luar negeri gituuu. Hahaha. Ya, siapa juga sih yang nggak excited mau ketemu bayinya kan? 😉

Anyway ini nih list perlengkapan melahirkan yang saya buat untuk dibawa ke RS : Baca lebih lanjut

DCS 825L Wifi Baby Camera: Untuk Setiap Tahap Pertumbuhan Buah Hati Kita

“When you are a mother, you are never really alone in your thoughts.” – Sophia Loren

Saya percaya, begitu ada sebuah kehidupan yang berkembang di rahim perempuan maka seorang ibu pun lahir; lengkap dengan nalurinya untuk merawat dan menjaga anak kita. Rasanya nggak bakalan deh pengen melewatkan milestone si buah hati alias rangkaian momen tumbuh kembangnya. Saat-saat ia mulai belajar tengkurap, merangkak, menapakkan langkah kaki pertamanya, tumbuh gigi, mengucapkan kata pertamanya dan masih banyak lagi hal yang lainnya.

Siapa yang mau melewatkannya? Rangkaian tumbuh kembang itu kan hanya sekali seumur hidup, suatu momen yang tak akan terulang lagi! Baca lebih lanjut

Now… and Before….

My reading before:
– Kamasutra manual book
– Indoor and outdoor position to spice up your sex life
– Romantic idea for your kinky nights and so on.

My reading now:
– Milestone of babies’ development
– Babies’ reflex movement
– Babies’ development of reflex movement and its stimuli.
– How to preserve breast milk and kind of brest pump…. and so on and soooo ooooon.

Pssst motherhood has changed me. And you know what?

I ENJOY IT! 😍😍😍✌️😍😍😍

20140620-092633-33993114.jpg

Make a Peace When You are Falling to Pieces

So, this is how broken heart feels. As I am writing this I am shaking. What we have planned for, what we have idealized for can suddenly crumbled into pieces. They said, “There’s gonna be a good reason for everything. There’s no such thing of coincidence.”

Well, it’s just me. Me gotta prepare bigger heart to accept things I can’t accept. It’s true, totally true, that we can’t control what happen outside of us but we can control our response. Or… Simply make a peace with yourself therefore you can see positive side of something… Well, that last sentence is a simple sentence without any simplicity.

Dear God, hold my hands!

Peace