Sister by Birthdate

Namanya Ailtje dengan pelafalan /ailce/ atau /ailsa/ tergantung mau dari bahasa mana. Akrab dipanggil Tjeje tapi saya sih memanggilnya Ailsa. Terasa lebih hangat dan lebih mesra menurut saya. Kami kenal saat trip ke Madura berburu batik pesisir bersama Batik Attack di tahun 2012 lalu. Siapa sangka kami punya mutual teman yaitu Venny si Ratu Kuis (dijuluki begini saking seringnya dia menang kuis. Lol). Dan itu menjadi jembatan kedekatan kami.

Persahabatan yang dimulai dari jalan-jalan itu perlahan tapi pasti berkembang. Pepatah lama bilang, cocok atau enggaknya kita sama orang itu bisa ketahuan pas lagi ngetrip bareng dan itu benar adanya! Hehehe. Ohya, ternyata selain batik, kami punya banyak kesamaan lain. Di antaranya sama-sama penggila konser atau festival musik. Bersama dengan Aling (peserta Batik Trip juga) entah sudah berapa konser yang kami hadiri bareng. Udah nggak ingat! Yang pasti kami seringnya ada di kelas festival, selalu janjian sampe jam berapa lalu bergandeng tangan jangan sampe lepas biar kami bisa meringsek masuk.  Tak lain dan tak bukan… Ya biar ada di baris paling depan jadi paling dekat sama penyanyinya… Masih keinget banget gimana kita teriak “aaaawwww” bareng pas liat Katon nyanyi ngedlosor patah hati di panggung.

Saya dan Ailsa sama-sama penggemar Glenn Fredly. Maniak. Banget. Hapal lagu-lagunya dan bisa nangis bareng di lagu yang emang kena banget di hati. Hai Sa, masih inget nggak gimana kita jejeritan di depan panggung sambil ngecengin gitaris atau bassistnya Glenn buat Aling? 😀 Kampret masa-masa itu. Nggak inget umur. Lol.

Kesamaan lain, kami sama-sama suka Rio Febrian dan kami (again) ada di festival stage (tentu saja baris depan dong) demi bisa nonton konser cowok ganteng dengan suara kece ini. Nyanyi bareng dan terhanyut bareng… Dan sesudahnya, OMG Ailsa jadi saksi gue rebutan handuk bekas pakainya Rio Febrian sama penonton lain. Lol. Hahaha. Watta experience.

Di konser Romantis Rio Febrian. Aling, Ailsa, Eka dan Eno

Anw, ada yang unik dari persahabatan kami.

Kami nggak bicara tiap hari, kami nggak sering bertukar kabar, kami juga hanya sesekali saling komentar di laman sosial media masing-masing… Tapi ketika salah satu dari kami somehow mengalami “sesuatu” we just know and we communicate out of sudden. Ketika saya menyebutkan keunikan cara kami berkoneksi, Ailsa menyebutnya “sister by birthdate.” Yeah, what are the odds we share the same birthdate! Mungkin kesamaan itu juga yang bikin kami peka satu sama lain dan cocok temenan. Hey, Sagitarius rules! Pelukan bertiga sama Aling yang Sagitarius juga. Lol.

Terima kasih untuk selalu ada buat gue, Sa. Sesederhana menyediakan telinga hingga kasih support nyata.

Rindu, semoga kita lekas bertemu.

2019 di Sensi pas Ailsa mudik

4 respons untuk ‘Sister by Birthdate

  1. Messa berkata:

    Kapan2 kalo pandemi mereda semoga bisa ketemu langsung sama Nona Aling dan mbak Ailsa.. selama ini cuman wara2 wiri di blog mereka.. Nona Aling kayaknya udah hiatus bahkan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s