#13 Ditelan Deru Kesibukan

Ini kali Ketiga
Kau tak muncul jua
Setelah membuatku memunggu 3 jam lamanya
Ini Kali ketiga
Kau bilang maaf dengan bunga
Berharap amarahku reda

Kuta - Bali

Apakah aku ini?
Sekedar penunggu siluet senja
Dengan kau jarang menyapa?

#12 Ini Rahasia!

Esok pagi, jemput aku disini. Rengek manja terserapi. Kecup manis bibir terbasahi

Esok pagi, jemput aku lagi. Kita bergumul dibawah mentari. Membebaskan raga hingga lepas kendali

Ah, esok pagi… Aku tak sabar lagi. Bertemu denganmu yang begitu berisi.

.

Namun pagi, tak mau kompromi. Dia yang lingkarkan cincin di jemari. Tak jua kunjung pergi.

Pagi ini terlewati. Dengan ingkar janji. Aku, hitam kopi dan dia. Tak ada kita. Maaf, kau harus bisa terima. Kamu kan hanya yang kedua…

#11 Sssst… Jangan Ribut Sayang…

Sssst… Jangan lapor polisi ya sayang

Ku curi hatimu, sematkan dalam loh kalbu

Jangan salahkan aku,

Kau menggoda dan sangat lucu

.

Ssst… Jangan gusar begitu ya bang

Mereka itu bukan siapa-siapa

Dibanding kau, mereka tak ada apa-apa

Tetap kaulah yang paling jumawa

Tak percaya?

Apa perlu ku ikut reality show si Uya Kuya?

 

Ssst… Jangan marah-marah donk sayang

Gadismu ini memang genit

Tapi percayalah aku tak menggigit

Hanya kadang-kadang menjepit :mrgreen:

.

Sssssssstttttt…

Sudah..

Sudah…

Jangan ribut sayang

Simpan cemburumu,

masukkan kotak kayu

Mari kita bercumbu

di Desember yang syahdu 😀

#10 Sanctuary

Rumahku adalah kumpulan cinta

Siapapun boleh singgah disana

.

Wangi terbuai, mayang terurai

Diberanda, sayang pun bersemai

.

Berselempang asa, juga kadar percaya

Meresapi arti pulang sesungguhnya

.

Perkakas dapur, ragam furnitur

Diruang jiwa silahkan terpekur

.

Semua selubung, luruh terjatuh

Disini duduk diam bersimpuh

.

Nikmati imaji, dihantarkan janji

Reguk madu, puaskan rindu

Menyegarkan kosong dalam kalbu

Dengan hangat cumbu

.

Rumahku hangat dengan canda

ada kamu, aku dan anak-anak kita

bermuara dengan segenab mimpi juga rasa

.

Rumahku adalah kumpulan cinta

Tempat semua kembali pulang

rasakan hakikat keluarga

#8 Fragmen Jika

Andai kutahu waktuku tak banyak lagi
Akan kutemani engkau berpeluh berlari
Bercengkerama dengan kuning mentari
.
Andai kutahu waktuku tak banyak lagi
Kan diam aku mengelus rambutmu setiap pagi
Menyisiri dan mentertawakan kutu yang nakal terselip di jemari
.
Andai kutahu waktuku tak banyak lagi,
Kan kuberikan semua ayam untukmu
Agar bertambah itu lemak dibawah bulu
.
Andai aku bisa meminjam pintu kemana saja milik Doraemon
Sudah ku susul kau ke Malang bersama semangkuk rawon
Kumantrai cinta dan rasa
Agar kau selalu rindu pulang
Padaku, pada canda tawa yang sering kita bagi bersama.

#untuk Kapas yang Sabtu (11.12.10) kemarin pindah ke Malang

#7 Fenomena Senja

Senja dihatiku datang terlalu cepat
Meliukkan rasa semburat
Bukan, bukan aku tak gembira
Hanya saja aku ingin semua

.

Aku ingin lagi
Aku ingin ulangi
Aku mau malam-malam penuh peluh
Dimana tubuh kita menindih, memagut,
Dengan lenguhan keras jatuh bersimpuh
Penuh hasrat
Penuh birahi
Penuh rasa tak ingin berhenti

.

Senja dihatiku datang terlalu cepat
Meliukkan rasa semburat
Aku diam tak berucap
Mungkin aku hanya ingin kau tak pergi
Malam ini
Aku ingin ulangi