Tak Sengaja Menyapih

Breastfeeding is an unsentimental metaphor for how love works, in a way. You don’t decide how much and how deeply to love – you respond to the beloved, and give with joy exactly as much as they want.Marni Jackson.

Saya tidak pernah menyangka bahwa proses menyapih anak saya datang secepat ini. Usianya baru 17 bulan tapi ia sudah tidak mau lagi menyusu langsung pada saya. Saya kira… (Huuuffft ambil napas panjang) Saya kira saya masih punya waktu yang cukup lama untuk menyusui baby boy, paling tidak sampai usianya 24 bulan. Itu rencana awal saya.

Eka & Sebastian Baca lebih lanjut

This Keeps Me Sane

Sicily’s Coretti DynastyNamanya jadi emak itu nggak gampang. Mesti pinter bagi waktu buat banyak hal. Mulai dari ngurus anak, kerjaan (kalo working mom kayak saya), ngurusin suami (dimanja-manja dikit so that love sparkles still there), sampe ngurus diri sendiri. Itu semua menguras energi, waktu, dan space di otak. Betul? Hahaha.

Bahkan kalo ada yang bisa ngintip otak saya sekarang pasti bakalan kesasar di labirin penuh pikiran: mulai dari hal-hal yang harus dikerjain, yang udah dikerjain apa udah bener, sampai mimpi-mimpi di kemudian hari. Pendeknya sih, I have a busy mind! :mrgreen: Baca lebih lanjut

Kapan Sebaiknya Anak Mulai Menabung?

Petualangan Agen Penny CitiPeka 1“Kamu suka nabung?” Tanya saya kepada seorang anak yang sedang memegang-megang celengan kaleng.

“Suka dong, Tante. Aku rajin nabung lho. Rajin banget,” jawab bocah lelaki chubby itu dengan sumringah. Dapat saya lihat binar wajah bangga dari senyumnya.

“Memang kamu nabung buat apa sih?” Tanya saya lebih lanjut.

“Buat beli mainan, Tante. Mama nggak bolehin aku beli mainan, tapi kalo pake uangku sendiri, mama gak bisa larang-larang,” ujar bocah itu lagi. Masih dengan senyum menawan yang bikin hati gemas.

Saya tersenyum-senyum sendiri selama mengobrol dengan Surya, bocah kelas 5 yang lucu itu. Obrolan itu membuat saya berpikir, hmmm…

Kapan sih sebaiknya anak-anak bisa kita ajarkan untuk mulai menabung? Baca lebih lanjut

Festival Kota Layak Anak: Semua Anak adalah Anak Kita

It takes a village to raise a child. –proverb-

Siapa bilang jadi orang tua itu gampang? Banyak seni dan triknya. Betul? Dan sebagai orang tua, saya sering banget mikir apakah saya dan Adrian sudah memberikan yang terbaik buat anak kami? Sudah? Tapi yang terbaik itu yang bagaimana ya? Versi apa dan siapa? Baik bagi kita, belum tentu baik bagi orang lain. Terus piye? Banyak ya pertanyaan saya? 😀 Hahaha.

Maklum deh, kami ini ortu newbie, jadi kadang saya punya banyak pertanyaan dan bingung mau nanya ke mana 😀 Beruntung kemarin liat di Twitter bahwa ada Festival Kota Layak Anak di GBK Senayan tanggal 7-8 November 2015. Wis, capcuss, saya putuskan untuk datang. ^_^  Festival Kota Layak Anak 5 Saya sampai di GBK saat matahari masih belum terlalu menyengat bersinar. Tawa anak-anak bergemuruh terdengar dari kejauhan. Hati saya membuncah. Mendengar tawa mereka yang polos memberikan semangat tersendiri di hati. Baca lebih lanjut

Yang Tidak Dibicarakan Saat Kehilangan (Calon) Buah Hati

Some say you are too painful to remember but I say you are too precious to forget. –unknown-

Cukup lama saya menimbang-nimbang apakah saya akan menuliskan hal ini atau tidak. I’ve been tight lipped about my miscarriages. Suatu topik yang sangat sensitif buat saya. Kalau bisa saya nggak mau ngomongin itu, kalau bisa sih bab gelap dalam hidup saya itu hilang lenyap nggak berbekas dan saya nggak inget sama sekali. But then I thought, if I keep silent, this will be just a dark episode of my life. Yet, if I share my story, at least there’s something good comes up from the painful lost that I experienced, that other people who read the story can learn something from what I have gone through. Baca lebih lanjut

I loosen up my self But I am happy about it!

Quotes About MotherhoodNot so long a go Adrian and me announced on how happy we were to expect our baby. My pregnancy was a magical journey. It teaches me a lot about being patient, loving and dicipline at the same time. But being a mother brought me to a different level of life. Before I had a child, I would worry about little things (at that time, those little things were things I considered big matters :D) Such as, things that are not at their places. Shoes here, books there or towels on the chair not on the rack. I would piss off when I was late to the meeting. I would be upset if I couldn’t come to a party or social events.

But after I hold my baby on my arms… Those seem not so important anymore 😛

I found it okay Baca lebih lanjut

It’s a Date!

Finally! I went on a date with Adrian last Saturday night. No nanny, no baby. Feels a bit weird though as the past one year there’s always baby boy between us 😀 We watched Mission Impossible, funny yet exciting movie. During the movie, I asked Adrian to hug me with a certain position just like when we were seeing each other before we got married.

MIAs he wrapped his hands along my soulders, I could feel that my heart light up a little bit. It gives me a lovely warm feeling inside and I like it so much! Geez, seemed it has been gazilion years since I had that kind of feeling. All this time I focus on my son only so that I forgot how to enjoy the day with hubby 😀 Golly! Don’t take me wrong, having activities with babyboy and hubby is exciting too! It’s enormous, in fact. But the joy of spending time just me and Adrian is a different kind of joy.

First date after having a baby.

First date after having a baby.

And u know, what? It felt really good! I think we will go on another date again. Just the two of us. Kiss kiss :*